ADOBAD Mendorong Peninjauan Kembali Regulasi Perjudian di Republik Dominika
Pengantar Asosiasi Toko dan Agen Taruhan di Dominika (ADOBAD) kembali mengimbau Senat untuk mengevaluasi ulang Undang-Undang Perjudian Umum yang akan diterapkan di Republik Dominika. Permohonan ini diserukan setelah Komisi Nasional Balap Kuda (CHN) melaporkan penerbitan 29.100 izin untuk pacuan kuda virtual. Bersama Asosiasi Nasional Toko Taruhan Olahraga (Asonabade), ADOBAD menyoroti bahwa angka lisensi yang disetujui jauh melebihi ekspektasi.
Kekhawatiran ADOBAD berfokus pada kemungkinan revisi legislasi yang diajukan Senat untuk dinilai lebih lanjut guna melayani kebutuhan ADOBAD. Menurut ADOBAD, jika undang-undang saat ini diterapkan, perjudian virtual dan elektronik dapat berkembang pesat di Republik Dominika. Ketua ADOBAD memperingatkan bahwa volume lisensi yang diterbitkan bisa menjadi indikator dari potensi perluasan di bawah kerangka regulasi yang lebih luas. Ini menjadi perhatian utama terkait pemasangan kasino digital yang berpotensi diakses anak-anak dan remaja.
Situasi ini muncul ketika Senat Dominika memeriksa rancangan undang-undang untuk membentuk Direktorat Jenderal Permainan, yang akan mengatur dan mengawasi industri gambling dan taruhan di negara tersebut. Kerangka baru ini dapat mengatur ulang distribusi kekuasaan di antara badan pemerintah dan menawarkan panduan baru untuk pengawasan pasar perjudian tradisional dan modern. ADOBAD terus mendesak agar Undang-Undang Perjudian Umum dipikirkan dengan cermat, terutama mengenai pengembangan lisensi dan perluasan perjudian virtual di negara ini.